Kursus Wirausaha Tristar Sudah Dibuka


CALON PESERTA WAITING LIST
MENYAMBUT DENGAN GEMBIRA
DAN SIAP  MENGIKUTI KURSUS
SESUAI PROTOKOL KESEHATAN

Rawat Suseno, mengikuti pelatihan sebelum  Pandemi Covid-19

Kursus dan pelatihan  aneka kuliner & non food  di Tristar Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya,  sudah dibuka. Namun,  jumlah peserta dibatasi  dan wajib mengikuti protokol  kesehatan Pandemi Covid 19.


Protokol kesehatan  yang  diterapkan secara ketat  dan tidak ada toleransi adalah, per kelas  dibatasi maksimal 5 orang. Kemudian, peserta harus memakai masker, sarung tangan, face shield, dan  jaga jarak selama kursus berlangsung. Hal tersebut juga berlaku untuk chef  pengajar dan asisten. 


“Selain itu, sebelum memasuki gedung,  peserta wajib cuci tangan dan masuk melalui bilik sterilisasi. Kemudian  tes suhu badan.  Setelah itu, mereka baru diperbolehkan masuk kelas,” jelas Evie Muliasari Dewi S.Si, Apt, penanggungjawab  Lembaga Pelatihan Wirausaha Tristar.

Ketentuan protokol kesehatan  tersebut disambut baik oleh para peserta yang sudah waiting list sejak kegiatan kursus ditutup karena  Pandemi Covid 19.  Kursus sudah mulai dibuka pada Sabtu, 13  Juni 2020 dengan materi  Bakso Komplit.  Jadwal  kursus reguler yang ditunggu-tunggu oleh peserta, akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.


Lembaga Pelatihan Wirausaha Tristar memang jadi jujukan  dan  sudah dikenal luas. Bukan  hanya  di Surabaya dan Jawa Timur. Tetapi sudah menyebar ke seluruh Indonesia  sebagai tempat kursus kuliner dan pastry terpercaya.  Banyak peserta kursus yang sukses  membuka usaha kuliner.


Rawat Suseno misalnya, setelah  ikut kursus di Tristar bersama putranya, kini mengelola resto Ayam Bakar & Bakso  Gubernur di Jl. Mertasari 70, Suwung Batan Kendal Sanur  Denpasar Bali.


Nah, Anda  juga  salah satu dari  calon pengusaha  kuliner dan pastry yang sukses. Tristar siap membekali Anda  meraih cita-cita. Info pendaftaran  bisa hubungi WhatsApp:  0813 3200 3300 (etty), 0812 3450 6352 (uya).  **bahar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar