Rabu, 16 Desember 2020

Instruktur Tristar Institute Group Perwakilan NTT, Hanny A Fanggidae, SH


JADI NARASUMBER
TALK SHOW & COOKING
Festival Kuliner & Musik Virtual
KAB. ROTE NDAO, NTT


Instruktur  Tristar Institute Group perwakilan NTT, Hanny Aprilitta Fanggidae, SH, tampil  di Festival  Kuliner & Musik Virtual tingkat  Kabupaten Rote Ndao, Senin (14/12/2020).

          

  Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu berlangsung di Auditorium Ti’i Langga, Kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, Kab. Rote Ndao, NTT itu, dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Drs. Stefanus M. Saek, M.Si.

 

Festival  virtual tersebut menampilkan  9 stand. Terdiri dari stand  produk kuliner dan kerajinan dari pelaku usaha UKM asli Rote Ndao.  Termasuk  stand alat musik  etnis Sasando  karya pengrajin Herman Adolf Ledoh.

 

Wakil  bupati meninjau seluruh stand festival. Ia   berharap agar branding produk lokal  harus menarik dan mengandung nilai estetika.  “Produksi kue-kue yang unik ini, perlu dipikirkan apakah dapat diproduksi secara berkelanjutan, bagaimana ketersediaan bahan baku lokal. Barang yang dipromosikan di medsos harus sama dengan aslinya,” pesan Stefanus.

  

 

            Pada sesi talk show,  Hanny Aprilitta Fanggidae,  instruktur Tristar Institute Group  perwakilan NTT  membahas tentang produk berbasis pangan lokal.  Pemilik brand Hanny Cake Cookies ini, mengungkapkan bahwa bahan pangan lokal yang tersedia  sangat berlimpah.

 

         

           Seperti  kelor atau moringa, labu, ubi, singkong, jagung, dan lain-lain yang bisa diolah menjadi  aneka kue  dan snack  yang lezat  dengan tampilan kekinian.  Hal itu butuh  tangan-tangan terampil, kreatif dan inovatif.


 

            “Kita harus mampu mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan kekinian  untuk dijadikan usaha.  Hal itu sejalan dengan program peningkatan kuliner berbasis lokal dan juga  upaya peningkatan ketahanan pangan,” ungkap Hanny.

 

Untuk itu, Hanny  selalu bersedia  mentranfer ilmunya  lewat  pelatihan untuk  warga  Rote Ndao.  Baik pelatihan yang diadakan oleh instansi pemerintah maupun  untuk warga yang memiliki minat dan bakat di bidang pastry.

 

Pada bulan Oktober lalu, Hanny diundang sebagai narasumber  kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja, Tenaga Kerja Mandiri (KTM)  yang  diselenggarakan  Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Rote Ndao. 

 

“Sebelumnya, pada bulan Juni , saya juga tampil sebagai narasumber  Pelatihan Keterampilan  Usaha Pertanian dan Peternakan  yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Rote  Ndao,”  jelas Hanny, instruktur dengan 4 sertifikasi kompetensi  nasional, bidang   Baker, Chef Baker/Captain Baker, Pastry Cook dan Chef de Party Pastry.

 

Pada sesi cooking demo, Hanny memperagakan teknik membuat Maringa Roll Cake.  Hanny membuat tanpa menggunakan tepung terigu. Untuk membentuk kerangka bolu, menggunakan tepung singkong di mix dengan tepung jagung dan tepung kacang hijau.

 

“Hasil olahan  disajikan untuk   Bupati Rote Ndao, Ibu  Paulina Haning-Bullu, SE. Sementara beberapa produk berbahan pangan lokal dengan brand  Hanny Cake Cookies,  yang di display, seperti Nastar Kelor, Moringa Corn Cookies, Soesjes  Labu Kuning, Pie Batok dan lainnya sudah saya siapkan terlebih dahulu,” pungkas  Hanny.  //bhr