Waroenk Kenthir


Juwono Saroso 

TERIMA ANUGERAH 
BNI JAWA POS CULINARY AWARDS 2018

Waroenk Kenthir, salah satu di antara penerima BNI Jawa Pos Culinary Awards 2018, sebagai pemenang ke-3 The Best Depot. Penganugerahan tersebut berlangsung 30 November lalu di Food Society Pakuwon Mall Surabaya.

Penilaian dilakukan secara online dan offline sejak Oktober hingga awal November lalu. Dewan juri berasal dari tim Jawa Pos, Universitas Kristen Petra dan melibatkan masyarakat umum. Ada 52 kategori yang dinilai. Waroenk Kenthir yang terletak di Jl. Raya Rungkut Mapan, Blok FA-03 Surabaya, berhak menerima Culinary Awards 2018 sebagai juara 3 The Best Depot.

“Penghargaan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Ir. Juwono Saroso, MM. M.MPar, owner yang juga Presiden Direktur Tristar Culinary Institute. “Ini menjadi awal yang baik untuk mengembangkan usaha dan sebagai apresiasi terhadap hasil kerja keras team,” ungkapnya pria yang akrab disapa Pak Yu itu.



Dari namanya terkesan tradisional. Tetapi penampilan secara keseluruhan Waroenk Kenthir ini sangat modern. Berbagai menu seafood yang disediakan terbilang istimewa. "Kami mengandalkan lobster dan paket makan keroyokan. Paket ini dikemas dengan nuansa tradisional di atas tampah. Paket ini kami beri nama Seafood Ing Tampah," kata pria berkaca mata usai menerima penghargaan.

Seafood Ing Tampah itu, sangat istimewa. Menu yang ditata di atas tampah terdiri dari kerang dara, kerang hijau, sate cumi-cumi, ikan bakar seperti baracuda, kakap, marlin, ayam bakar, kepiting, nasi putih, tumis aneka sayur, lalapan dan aneka sambal. Ada sambal kecap, sambal bawang dan sambal pencit. Menu ini bisa dinikmati oleh 10 orang.



“Nama dan konsep hidangan yang unik dan tentu saja lezat itu,” jelas Juwono, “Hasil pemikiran bersama dan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa jebolan Tristar Culinary Kota Wisata Batu. Hasil kreativitas merekalah hingga tercipta konsep unik dan menarik itu.”

Para mahasiswa jebolan Tristar Culinary Kota Wisata Batu yang menjadi chef Waroenk Kenthir itu, banyak yang sedang mengambil Program Study D3 Perhotelan di Kampus Akpar Majapahit Jl. Raya Jemursari 244. Mereka bekerja sambil kuliah.

Pada acara penganugerahan itu, mahasiswa Tristar Culinary Institute ambil bagian mendemokan cara pembuatan cookies “Napas Naga”. Kue yang mengeluarkan asap putih itu, kemudian dibagi-bagikan kepada para undangan oleh 10 finalis Jawa Pos Miss Culinary with La Tulipe Cosmetiques.

Karuan saja dari mulut para undangan menyemburkan asap saat kue dimasukkan ke dalam mulut. Mereka terlihat seperti orang sedang merokok. Sensasinya waw banget. /ami










Tidak ada komentar:

Posting Komentar