Hibachi Chef Training


PROGRAM BARU DI TRISTAR YANG KIAN DIMINATI


Hibachi Teppanyaki adalah teknik memasak ala Jepang.  Kemudian  berkembang di Amerika dan  mewabah di sejumlah negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Hibachi Teppanyaki salah satu mata kuliah untuk kelas advanced culinary di Tristar Institute Group. Teppan artinya lempeng besi dan yaki  artinya digoreng atau dipanggang.  Secara umum bisa diartikan  sebagai  teknik memasak ala Jepang di atas lempeng besi. Unik dan seru karena chef memasak dengan gerakan-gerakan akrobatik.


Seorang chef berdiri di depan  teppan (plat besi) yang diletakkan di atas grill (alat pembakaran). Tangan kanannya memegang spatula, sementara tangan kiri memegang pisau besar atau garpu. Kedua alat memasak itu diputar-putar. Sesekali dilempar ke udara kemudian ditangkap. Spatula dan pisau besar itu bersinggungan lalu berulangkali dibenturkan di permukaan teppan.  Maka terdengarlah dentingan nyaring bersahut-sahutan.

Atraksi memukau itu dilakukan di tempat terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh  pengunjung. Tepuk tangan terdengar riuh. Rasa kagum tadi belum reda,  chef kembali memikat penonton dengan demonstrasi yang tidak diduga-duga. Tiba-tiba api besar menyala di atas teppan. Suara ‘wow’ terdengar serentak diikuti tepuk tangan yang lebih keras.

Itulah opening show teknik memasak Hibachi Teppanyaki.  Atraktif,  menghibur, penuh kejutan dan tentu saja mengagumkan. Selanjutnya chef mulai memasak dengan gerakan tangan yang cekatan, Terus memainkan alat-alat memasak hingga makanan siap dihidangkan.  Satu kali masak, bisa untuk 10 sampai belasan porsi.

Dalam banyak kesempatan, chef Thomas Denny, dosen kuliner di Tristar Institute Group, sering tampil untuk mendemokan Hibachi Teppanyaki di beberapa acara khusus, baik di kampus Tristar maupun di luar kampus.

BUKA KELAS KHUSUS
Untuk menampung minat dan menambah skill  mahasiswa dalam seni memasak Hibachi Teppanyaki, Tristar membuka kelas khusus dengan nama “Hibachi Chef Training Program” (HCTP).

Chef Thomas Denny mengungkapkan bahwa di kelas Advanced Culinary, mahasiswa hanya mendapat materi teori dalam satu minggu.  Tentu saja tidak cukup untuk mencetak chef  khusus Hibachi Teppanyaki. Sementara skill sangat dibutuhkan dan skill itu bisa diasah lewat praktek kelas khusus.   








“Karena itu, Tristar membuka kelas khusus. Saat ini sudah berjalan dua periode di Tristar Jemursari Surabaya. Biaya training untuk 6 kali pertemuan sebesar 1,5 juta rupiah. Itu sudah termasuk baju seragam,” ungkap chef Thomas.


“Setiap pertemuan,” lanjutnya, “dusarinya sekitar 2 sampai 3 jam. Bahkan kadang bisa lebih. Materi yang diberikan adalah show di meja grill dan proses memasak. Kami jamin peserta sudah bisa menguasai. Soal atraksi, tinggal dikembangkan dan diciptakan sendiri melalui latihan yang rutin,”  kata chef yang sudah 18 tahun menekuni Hibachi Teppanyaki itu. /bahar.
============

Anda tertarik untuk  berkarir di bidang kuliner dan menjadi chef Hibachi Teppanyaki?  Segeralah bergabung dan hubungi alamat kampus Tristar: 

Trestelle Accademia Culinaria, Skysuites Soho - The Samator
Jl. Raya Kedung Baruk, No. 26-28, Surabaya. Telp. 0813-2835-1770


Tristar Culinary Institute Surabaya
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya Telp: 031-8480821-22. 081357866283. 0812 3163 6380. PIN: D369634B, D30D351C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar