Kegiatan Belajar Mahasiswa Pastry Tristar Institute Surabaya

PRAKTIKUM EKSKLUSIF
CAKE PRANCIS & JEPANG
DIPUSATKAN DI PARISIENNE

 Chef Novi saat membimbing mahasiswa

Selama dua hari, Selasa dan Rabu (18 & 19, Agst), aktivitas belajar mahasiswa pastry Tristar Institute Manyar, dipusatkan di Parisienne French Bistro & Café.  Mereka belajar membuat dua cake asal Prancis, Choux  De Cygne dan St. Honore Au Caramel Sale.

Praktek yang belakangan dilaksanakan di Parisienne, Jl. Raya Manyar 53 A Surabaya itu, spesial untuk aneka  resep cake Prancis dan Jepang. Mahasiswa dibimbing  langsung oleh expert  alumni kampus   Le  Cordon Bleu Tokyo Jepang,  Chef Arie Novianti.  

Pengarahan singkat kepada mahasiswa

Sebelum pratik dimulai, wanita yang juga owner Parisienne French Bistro & Café itu,  selalu menekankan pada mahasiswa agar serius dan konsentrasi mengikuti pelajaran. Tidak boleh main-main. Harus fokus mengikuti setiap arahan. 

“Bidang pastry itu sangat detail. Proses step by step harus dilakukan dengan benar.  Salah sedikit produk bisa gagal. Karena itu, kalian harus serius dan fokus,” kata Chef Novi mengingatkan.

Mahasiswa tekun mengerjakan step by step

            Mahasiswa menyimak dengan tekun resep dan proses pembuatannya. Mencatat hal-hal yang dianggap penting di lembaran resep yang sudah mereka pegang.  Pengarahan berjalan  singkat. Dan praktik langsung dimulai.

            Kedua resep yang diajarkan kepada mahasiswa, memiliki tingkat kesulitan karena cake harus dibentuk dengan variasi yang menarik. Choux  De Cygne misalnya, adalah kue cus yang dikreasi cantik menyerupai angsa yang sedang berenang.  

Presdir Tristar Institute Group, ir. Juwono Saroso, MM., M.MPar (baju biru) hadir di kitchen pastry lantai 3 Parisienne French Bistro.

            Choux De Cygne ini hasil kreasi saya sendiri. Ini memang kue sus, tapi kok ribet cara pembuatannya? Ya memang begitu. Mungkin semua orang bisa bikin kue sus, tapi tidak semua orang bisa bikin kue sus yang enak dan bentuknya menarik. Jadi harus mau belajar dan mau ribet,” kata Chef Novi kepada www.fooduniversity.biz.

Tahapan membentuk sayap, kepala dan leher angsa

            Setiap tahapan, Chef Novi memulai dengan memberi contoh serta penjelasan. Sehingga mahasiswa paham sebelum mereka mengerjakan  sendiri.  Seperti cara  membuat sayap angsa, kepala dan leher angsa  dari white chocolate. Pada tahapan ini harus ekstra hati-hati agar sayap dan leher angsa tidak gampang patah. 

Hasil akhir

            Demikian juga dalam mengerjakan St. Honore Au Caramel Sale, yang sudah dikreasi oleh Chef Novi sehingga bahan-bahan  diproses  terkesan rumit dalam 4 tahapan.  “Ini sudah dianggap rumit. Ada kelanjutannya dimana cake yang dibuat lebih rumit sampai 7 tahapan,”  kata Chef Novi.

Rasa capek dan rumit selama praktik, terbayar lunas dengan hasil akhir.  Choux  De Cygne dan St. Honore Au Caramel Sale  bukan cuma memiliki taste yang enak dan  tekstur yang empuk. Tapi juga tampilannya  cantik mempesona.  

Foto bersama dan makan siang penuh keakraban

Mau mendalami dunia kuliner? Yuk  gabung di Tristar Institute Group. Pendaftaran mahasiswa priode Oktober 2020 sudah dibuka. Langsung kuliah tanpa tes. Hubungi divisi marketing di Graha Tristar Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya. WhatsApp : 0812 3253 9310  dan  0812 3375 2227Website: www.tristaronline.info.  **bhr.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar