KILAU
KEMEGAHA DI BALIK DINDING ROYAL REGALIA
MUSEUM BRUNEI
Transit
Tour
singkat akhirnya membawa kami ke satu tempat yang istimewa: Royal Regalia Museum. Dari luar terlihat
formal. Begitu masuk, kita langsung
sadar bahwa ini bukanlah museum biasa.
Royal Regalia Museum, sebuah ruangan
yang seolah dirancang untuk membawa pengunjung masuk ke dalam cerita panjang
Kesultanan Brunei. Benda-benda berkilau, dekorasi mewah, dan koleksi-koleksi bersejarah
yang membuat mata tak henti berkeliling.
Di ruang pertama, kita langsung disambut
oleh payung kerajaan dan sederet pedang serta tombak upacara. Semua ditata
begitu indah, seakan sedang menunggu sebuah prosesi kebesaran.
Langkah demi langkah membawa kita ke
ruang utama dan mata tertuju pada: tahta
emas Sultan yang megah. Di sekitarnya
ada perlengkapan perayaan
penobatan. Berada di hadapan replika panggung
penobatan itu, serasa ikut hadir dalam
momen bersejarah beberapa dekade lalu.
Kelebihan lain dari museum ini adalah
interiornya. Lantai marmer berkilau, karpet merah yang terhampar panjang,
hingga lampu kristal yang memantulkan cahaya. Tak ketinggalan, replika kereta
kerajaan yang biasanya dipakai dalam
prosesi penting, tampil dalam ukuran besar dihiasi ornament dengan detail yang
luar biasa.
Yang juga membuat museum ini istimewa
adalah koleksi hadiah dari pemimpin dunia kepada Sultan
Brunei. Dari kristal berukir, jam emas, hingga perhiasan unik. Setiap benda membawa kisah diplomasi yang indah dan
tersimpan rapi di balik kaca berlapis cahaya.
Setelah keliling, saya duduk sebentar di
ruang tengah, sekadar meresapi suasana. Menurut saya, Royal Regalia Museum
bukan hanya tentang benda-benda mahal, bersejarah atau simbol status kerajaan.
Lebih dari itu, Royal Regalia Museum
juga tentang identitas bangsa Brunei
yang bangga dan menjunjung tinggi sejarah serta tradisinya. Di sinilah saya
merasa bisa memahami sedikit lebih dalam tentang negeri kecil yang kaya,
tenang, dan penuh kejutan itu.
Keluar dari museum, pengunjung membawa
lebih dari sekadar foto dan catatan. Ada rasa kagum pada cara Brunei merawat
sejarahnya. Bukan hanya untuk dipamerkan, tapi untuk diwariskan.
Royal Regalia Museum ini, ibarat panggung besar yang membuat kita sadar bahwa kemegahan bukan sekadar soal emas dan permata, tapi bagaimana sebuah bangsa menghargai perjalanan panjangnya. (bersambung)